Minggu, 15 Januari 2017

TIK ( TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI )

Edit Posted by with 29 comments
Adalah ilmu yang membahas tentang peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi, TIK itu mencakup dua aspek yaitu aspek terknologi informasi dan teknologi komunikasi . Teknologi Informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu , manipulasi , dan pengelolaan informasi. Sedangkan Teknologi Komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke yang lainnya. Oleh karena tu, teknologi informasi dan terknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemprosesan , manipulasi , pengelolaan , pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer ( baik perangkat keras maupun perangkat lunak ) perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melalui bidang teknologi lainnya.
Note: dengan mempelajari mata kuliah TIK bersama dosen pak rudi saya kini menjadi lebih paham tentang apa itu teknologi kini saya dapat memahami berbagai macam pengetahuan tentang TIK seperti Microsoft Excel , Microsoft Acses dan lain-lain , semua itu sangat bermanfaat dan semua itu dapat saya bagi kepada murid-murid saya disaat saya mengajar nanti

Minggu, 13 November 2016

I'M INNER CIRCLE

Edit Posted by with No comments

Tentang WINNER

WINNER (위너) adalah boy band kedua dari YG Entertainment yang debut 8 tahun setelah BIGBANG. Mereka pertama kali dikenalkan ke publik pada tahun 2013 sebagai Team A dari acara “WIN : Who Is Next?” yang menayangkan kompetisi ketat 2 team (A & B) untuk memperebutkan gelar “WINNER” dan mendapatkan kesempatan debut sebagai “YG’s next boy group“.  Meskipun di awal-awal team A tidak memperoleh review yang memuaskan dari YG dan para juri, tapi akhirnya team A bangkit dan memenangkan semua dari 3 kali public voting dan setelah beberapa kali penundaan akhirnya debut pada bulan Agustus 2014 dengan album 2014 S/S.
94930-things-you-didn-t-know-about-yg-entertainment-s-who-is-next-win
Team A saat diperkenalkan ke publik pada tahun 2013
Semua member WINNER berbakat dan serba bisa, dapat menulis lagu, membuat sendiri koreografi dance, bahkan menjadi produser album mereka sendiri. Anggota yang paling lama menjadi trainee di YG Entertainment adalah Kim Jinwoo yang merupakan murid “Joy Dance – Plug In Music Academy” di Mokpo, atau yang lebih dikenal sebagai Seungri Academy. Melihat bakatnya, Seungri membawa Jinwoo untuk audisi ke YG dan dia diterima pada Agustus 2010.
Screenshot_2014-12-31-09-18-13
Foto Jinwoo pre-debut saat masih di Joy Dance Academy
Enam bulan kemudian, Jinwoo bertemu dengan Kang Seungyoon yang  bergabung menjadi trainee di YG sejak Januari 2011. Bahkan sebelum debut, Kang Seungyoon sudah terkenal lebih dahulu di Korea Selatan karena merupakan Top 4 acara survival Superstar K2 pada tahun 2010 (klo di Indonesia, mungkin seperti Indonesian Idol), telah menjadi bintang iklan, mengeluarkan single, bahkan mendapat penghargaan Rookie of the Year dari Gaon Chart Year-End Award di Tahun 2010. Yang Hyun Suk sajangnim pribadi yang meminta Kang Seungyoon untuk menjadi trainee di YG.
Screenshot_2014-11-08-22-30-41
Seungyoon di Superstar K2. Demi mengasah diri lebih lanjut, Seungyoon menolak banyak tawaran untuk debut melalui perusahaan entertainment lain dan akhirnya masuk ke YG sebagai trainee.
Anggota ketiga yang bergabung adalah Nam Taehyun. Sebelum menjadi traineeYG, Taehyun telah menjadi trainee dari perusahaan entertainment lain selama 2 tahun. Taehyun direkomendasikan oleh sekolahnya untuk mendapat casting calldari YG dan diterima menjadi trainee pada bulan Juli 2011. Ia memiliki vocal yang unik dan gaya yang berbeda dari yang biasanya dimiliki oleh artis YG.
tumblr_inline_ngmp2dx8Lm1raotqv
Pre debut Nam Taehyun
Seperti halnya Kang Seungyoon, Lee Seunghoon juga sudah terkenal sebelum debut karena menjadi Top 4 di acara survival Kpop Star season 1. Selain terkenal karena kreativitas, gaya dance dan kelucuannya, Lee Seunghoon juga diakui sebagai koreografer yang jago. Bahkan sebelum lulus audisi Kpop Star, koreografinya sudah pernah dipakai oleh G-Dragon di suatu acara flash mob. Seunghoon masuk sebagai trainee YG sejak Mei 2012 dan oleh Yang Hyun Suk sajangnim dimasukkan ke team A bersama Jinwoo, Seungyoon dan Taehyun.
tumblr_m548u44RiW1qinhhso1_r1_500
Lee Seunghoon saat di acara Kpop Star
Song Minho merupakan trainee terakhir yang bergabung ke team A. Sebelum debut, Song Minho juga telah memiliki pengalaman di dunia entertainment sebagai underground rapper dengan stage name “Hugeboy Mino“. Selain itu, sebenarnya dia juga hampir debut bersama boy band lain bernama Block B, tapi akhirnya Mino debut di suatu grup ballad bernama BoM (Blooming of Our Music) dengan stage name “Tagoon” di tahun 2011. BoM bubar karena tidak kunjung dikenal publik dan perusahaan tempatnya bernaung bangkrut. Song Minho akhirnya menjadi trainee YG Entertainment di tahun 2013 dan melengkapi team A (ada sumber yang mengatakan bahwa Mino bergabung ke YG di akhir tahun 2012 saat Mino tampil di drama “The Strongest Kpop Survival” , tapi BoM baru bubar bulan Maret 2013 setelah bertahan selama 1 tahun 8 bulan. BoM terbentuk di bulan Juli 2011).
20110628_bom_tagoon
Song Minho saat menjadi anggota BoM
Team A memenangkan program WIN: Who Is Next dan resmi menyandang nama WINNER pada tanggal 25 Oktober 2013. Perjalanan mereka menuju debut yang sebelumnya direncanakan pada bulan Februari 2014 didokumentasikan di acara WINNER TV yang menunjukkan keseharian mereka yang lucu dan fresh. Di sela-sela kesibukan untuk mempersiapkan debut, WINNER menjadi bintang iklan NII, Fanta, Adidas dan Elite School Uniform. Sebelum debut, WINNER menimba pengalaman dengan tampil sebagai opening act konser Bigbang, guest act konser 2NE1 dan berpartisipasi dalam YG Family Concert.
5k6NiLG
WINNER sebagai model NII
12117_225446847639411_1763857480_n
WINNER sebagai model NII
Screenshot_2014-10-26-09-09-02-1
WINNER sebagai model Adidas
10382450_262060737311355_6983278402566187657_n
WINNER sebagai bintang iklan Fanta
WINNER akhirnya melakukan grand debut pada tanggal 6 Agustus 2014 dengan album 2014 S/S yang dirilis secara online pada tanggal 12 Agustus dan secara offline pada tanggal 14 Agustus. Prestasi mereka sebagai rookie group terbilang luar biasa. Tidak hanya all-kill di 9 chart di Korea Selatan, kesepuluh lagu dari album 2014 S/S mereka juga langsung berderet di list Top 10, menjadi no.1 di iTunes 5 Negara, No.2 di Japan Oricon Chart, No.1 Billboard World Album chartdan No. 6 di Heatseekers Album chart. Mereka memegang rekor sebagai artis yang memenangkan no.1 di acara musik dengan waktu tercepat, hanya 5 hari setelah debut stage mereka di Inkigayo bahkan mendapat triple crown di M Countdown. Satu-satunya rookie yang masuk top 25 penjualan album physical di Gaon Year-End Chart (No.24) dan merupakan nomor 3 dari boy band dengan penjualan digital terbanyak di tahun 2014 setelah Bigbang dan Beast.
10400846_287073104810118_6870797208058701677_n
Winner debut
10639422_292321114285317_9027048709254851399_n
Dalam salah satu fan signing event
Melihat kesuksesan album mereka, tidak heran WINNER telah dinominasikan dan memenangkan berbagai penghargaan di umur karir mereka yang baru seumur jagung. Mereka bahkan dijuluki “Kolektor Penghargaan Artis Pendatang Baru Terbaik” karena sepanjang ini telah memenangkan 5 trofi Best New Artist Awarddari Melon Music Award, Mnet Asian Music Award, SBS Award Festival, Golden Disk Award dan Gaon Chart Kpop Award. Selain itu, mereka juga memenangkan Style Icon Award sebagai New IconA-Awards sebagai Men of The Year: New Rising, Tudou Young Choice Award sebagai Most Popular Korean Group, dan masih banyak lagi.
Screenshot_2014-11-20-23-52-21
Best New Artist di MMA
Screenshot_2014-12-23-21-06-13
Best New Artist di SBS Award Festival
Screenshot_2014-12-22-22-08-48-1
Most Popular Korean Group di Tudou Young Choice Award. Trofinya lucu berbentuk skateboard.
Screenshot_2014-12-22-22-08-53-1
Memenangkan New Icon di Style Icon Award
Setelah debut, WINNER telah menggelar konser bertajuk WINNER 1st Japan Tourdi Jepang yang secara keseluruhan menarik 25.000 penonton dari 11 konser di 5 kota pada bulan September 2014. Bulan Januari sampai Februari Tahun 2015 Winner sibuk melakukan fanmeeting dan konser bertajuk Worldwide Inner Circle Conference: WWIC. Tiga WWIC yang diadakan di Beijing, Shanghai, dan Shenzen, China telah menarik kedatangan sekitar 13.500 penonton. Pada tanggal 31 Januari 2015, WINNER tampil di depan 10.000 penggemarnya dalam WWIC di Seoul, dan pada tanggal 20, 21, 22 Februari mereka menggelar  WWIC di Jepang. Secara keseluruhan, WWIC 2015 menarik kedatangan 31.500 penonton. WINNER melakukan Hall Tour di Jepang pada Bulan September – Oktober 2015 ini dan juga disibukkan oleh beberapa kegiatan individu pada tahun 2015 dimana Taehyun debut menjadi seorang aktor dan Mino mengikuti acara SMTM. Seungyoon juga kembali menjadi aktor dengan membintangi webdrama We Broke Up. Sementara itu Jinwoo syuting Magic Cell Phone.
wwic 1
Kadang kamu bingung sebenarnya WINNER itu artis, model, atau bussinessman ^^
wwic 2
WWIC Teaser
wwic 3
WWIC Teaser
WINNER mengumumkan comeback resmi mereka adalah pada tanggal 1 Februari 2016 dengan meluncurkan mini album EXIT:E dari proyek EXIT MOVEMENT. Sebelumnya, pada tanggal 11 Januari 2016, WINNER merilis Entry Single – Pricked yang merupakan duet antara Mino & Taehyun.
Saat album EXIT:E dirilis, kedua title track WINNER menempati no 1 dan 2 di 8 chart besar korea. Kelima lagu baru WINNER juga berderet dalam Top 10 di chart. Album EXIT:E menjadi no.1 di iTunes 11 Negara, No.2 di Billboard World Album chart dan No. 3 di Heatseekers Album chart. Sentimental juga meraih no. 1 di M Countdown 25 Februari 2016.
WINNER telah melakukan konser solo pertama mereka di Korea pada tanggal 12 – 13 Maret 2016 di Olympic Gymnastic Hall, konser di Daegu, Busan & Gwangju di bulan Maret-April 2016 & pergi ke Jepang pada bulan Juni-Juli 2016 untuk 2016 WINNER EXIT TOUR in Japan yang dihadiri 36.000 penonton dari 9 pertunjukan di 4 kota.
Belum jelas kapan mereka akan merilis EXIT:X, I & T, tapi semoga mereka juga merilisnya tahun ini.
Photo source: credit to WINNER official facebookRain ForestDear My DazzlerSmile My Boy, dan mbah Google

Sabtu, 12 November 2016

Media Sederhana SD

Edit Posted by with 31 comments
Pada artikel ini saya akan memberikan beberapa ulasan mengenai media pembelajaran sederhana dari berbagai sumber . Media pembelajaran sendiri merupakan bagian yang penting dalam sistem pembelajaran. Dengan media pembelajaran proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar dan efektif karena media pembelajran menyediakan banyak metode dan jenis-jenis media. Media pembelajaran yang diberikan oleh guru harus sesuai dengan materi yang akan disampaikan. Selain itu guru harus menyesuaikan media yang digunakan dengan daya tangkap siswa, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan maksimal. Dengan itu siswa dapat memperoleh hasil yang maksimal. Media pembelajaran memiliki tujuan terhadap proses pembelajaran untuk meningkatkan daya kretivitas dan keaktivan siswa dalam proses pembelajaran. Setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda dalam hal menangkap materi yang disampaikan. Media pembelajaran sangat bermanfaat bagi guru dan siswa karena dengan media pembelajaran siswa dan guru dapat dengan mudah menjalankan proses pembelajaran dan dapat mencapai tujuan yang diinginkan.begitupula dengan media pembelajaran sederhana karena merupakan pembelajaran yang termasuk ke dalam  berbagai macam jenis pembelajaran visual maupun audiovisual yang dapat membantu guru menyampaikan pelajaran dengan lebih mudah dan cepat dipahami oleh para muridnya , dalam hal ini baik guru maupun siswa sama-sama dapat memahami semua pelajaran dengan lebih menyenangkan tanpa harus memikirkannya dengan susah payah, karena semuanya dilakukan dengan sederhana tanpa harus menggunakan biaya mahal , berikut beberapa pendapat sumber mengenai media pembelajaran sederhana.
“ Prof. Dr. Azhar Arsyad,M.A 2005 & ed revisi 2015 “ dalam bukunya mengemukakan  bahwa  pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang  baru,  membagkitkan  motivasi  dan  rangsangan  kegiatan  belajar,  dan  bahkan membawa pengaruh  –  pengaruh  psikologis. Media pembelajaran saat ini semakin bervarisasi yang dapat digunakan. Hal tersebut terjadi karena berbagai macam teknologi yang ada sekarang telah mampu merasuk ke dalam berbagai lapisan masyarakat sehingga dapat menunjang proses pembelajaran. (Dalam Azhar Arsyad,  ed. Revisi) mengelompokkan fungsi media pembelajaran, khususnya media visual menjadi empat yaitu:
o   Fungsi  atensi.  Maksudnya,  menarik  dan  mengarahkan  perhatian  para  siswa untuk berkonsentrasi  kepada  isi pelajaran  yang berkaitan dengan makna  visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran.
o   Fungsi afektif, media visual dapat  terlihat dari  tingkat kenikmatan siswa ketika belajar (atau membaca) teks yang bergambar.
o   Fungsi  kognitif,  media  visual  terlihat  dari  temuan  –  temuan  penelitian  yang mengungkapkan  bahwa  lambing  visual  atau  gambar memperlancar  pencapaian tujuan untuk memahami  dan mengingat  informasi  atau pesan  yang  terkandung dalam gambar.
o   Fungsi  kompensatoris, media  pembelajaran  terlihat  dari  hasil  penelitian  bahwa media  visual  yang  memberikan  memberikan  konteks  untuk  memahami  teks, membantu  siswa  yang  lemah  dalam  membaca,  untuk  mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali.
Selain  itu,  kontribusi  media  pembelajaran  menurut  Kemp  dan  Dayton  (dalam  azhar Arsyad, ed. Revisi) adalah sebagai berikut:
1.    Penyampaian pesan pembelajaran dapat lebih terstandar.
2.    Pembelajaran dapat lebih menarik.
3.    Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan menerapkan teori belajar.
4.    Waktu pelaksanaan pembelajaran dapat diperpendek.
5.    Kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan.
6.    Proses pembelajaran dapat berlangsung kapanpun dan dimanapun diperlukan.
7.    Sikap positif siswa terhadap materi pembelajaran dapat ditingkatkan.
8.    Peran guru mengalami perubahan ke arah yang positif.
Dalam bukunya iapun mengkategorikan bahwa . Gambar atau Foto, Bagan (Chart), Grafik , OHP dan poster termasuk kedalam media sederhana.
·       OHP (Over Head Projektor )                                                                                                                   
OHP secara umum digunakan untuk pengganti papan tulis dengan menggunakan pen khusus yang ditulis pada lembaran transparan.. Kegunaan alat ini untuk mempermudah penyampaian materi dalam sebuah presentasi. Mempermudah dalam penyampaian sebuah materi di depan khalayak.
·       Gambar atau Foto
Gambar atau foto adalah media pembelajaran yang sering digunakan. Media ini merupkan sarana yang umum , dapat dimengerti dan dinikmati  gambar sendiri dapat berfungsi untuk menyampaikan pesan melalui gambar yang menyangkut indera pengelihatan.
·       Poster
Poster adalah bentuk sesuatu gambar atau tulisan yang memiliki arti khusus bagi siapapun yang membacanya
·       Grafik
Grafik adalah gambar sederhana yang menggunakan titik-titik, garis atau gambar untk melengkapinya, sering kali symbol-simbol verbal digunakan.
·       Bagan
Bagan berfungsi menyajikan ide-ide atau konsep-konsep yang sulit bila hanya disampaikan secara tertulis atau lisan. Bagan juga mampu memberika ringkasan butir-butir penting dari suatu presentasi.
Kelima alat media ini sangat baik digunakan dalam menunjang proses belajar  mengajar , selain mudah untuk digunakan media ini pun dapat lebih mudah dimengerti oleh peserta didik karena sangat sederhana, walaupun sangat sederhana alat ini mudah di dapatkan. Media Pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar , Media  pembelajaran  dapat  meningkatkan  dan  mengarahkan  perhatian  anak sehingga  dapat  menimbulkan  motivasi  belajar,  interaksi  yang  lebih  lebih langsung antara siswa dan lingkungannya, dan kemungkinan siswa untuk belajar sendiri – sendiri sesuai dengan kemampuan dan minatnya.
          “ Drs. Daryanto, ( 2005 ) “ dalam bukunya ia mengemukakan bahwa media pembelajaran sederhana di bagi menjadi 3 berdasarkan pemahaman atas klasifikasi yang akan mempermudah para guru atau praktisi lainnya dalam melakukan pemilihan media yang tepat pada waktu merencanakan pembelajaran untuk mencapai tujuan tertentu. Pemilihan media yang disesuaikan dengan tujuan, materi , serta kemampuan dan karakteristik pembelajar , akan sangat menunjang efisiensi dan efektivitas proses dan hasil pembelajaran. Media sederhana tersebut dibagi menjadi tiga yang meliputi , media sederhana dengan penggunaan media visual seperti gambar, dan poster , media sederhana dengan penggunaan media grafis seperti bagan dan grafik. Dan media sederhana dengan penggunaan multimedia seperti OHP.
·       Gambar adalah segala sesuatu yang dapat diwujudkan secara visual yang mudah dimengerti oleh para peserta didik.
·       Poster merupakan sebuah gambar atau tulisan yang mampu mempengaruhi, sikap dan tata nilai untuk berubah atau melakukan sesuatu yang dapat memotivasi siswa.
·       Grafik merupakan suatu objek yang divisualisasikan dalam bentuk garis , batang atau gambar yang menampilkan pesan dalam bentuk – bentuk sehingga mempermudah penyerapan informasi oleh siswa.
·       Bagan adalah suatu kombinasi antara media grafis , gambar dan foto yang dirancang untuk memvisualisasikan secara logis dan teratur mengenai fakta pokok atau gagasan. Sebagai media visual, bagan merupakan media yang membantu menyajikan pesan pembelajaran melalui visualisasi dengan tujuan materi yang kompleks dapat disederhanakan sehingga siswa mudah untuk encerna materi tersebut.
·       OHP merupakan salah satu alat prsentasi yang memiliki keunggulan tersendiri , meski kini jarang terlihat namun dengan menggunakan OHP kita dapat mengubah materi presentasi saat itu juga  atau bilamana ada masukan dari audiens, anda bisa langsung mencantumkannnya ke bahan presentasi.
Dalam penggunaanya kelima media ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing namun dalam buku ini menjelaskan bahwa fungsi umum dari pembagian media ini adalah untuk menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan yaitu guru kepada peserta didiknya sehingga  semua media sederhana tersebut dapat dikombinasikan sehingga menjadi sistem pembelajaran yang lengkap.[2]
Suwardi, ( 2007 )buku ini menjelaskan bahwa media sederhana merupakan sesuatu yang berfungsi untuk menyalurkan pesan , pesan yang dipakai menyangkut indera pengelihatan . pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam symbol- symbol komunikasi visual.
Simbol-simbol tersebut perlu dipahami benar artinya agar proses penyampaian pesannya dapat berhasil dan efisien. Selain fungsi umum tersebut, secara khusus grafis berfungsi pula untuk menarik perhatian , memperjelas sajian ide , mengilustrasikan atau menghiasi rangsangan belajar.
Media sederhana sendiri selain sederhana dan mudah dalam pembuatannya dan relative murah ditinjau dari segi biayanya , beberapa di antaranya adalah :
·       Gambar atau Foto
Diantara media pendidikan, gambar atau foto adalah media yang paling umum dipakai. Dia merupakan bahasa yang umum, yang dapat dimengerti dan dinikmati di ana-mana.Oleh karena itu, pepatah Cina yang mengatakan bahwa sebuah gambar berbicara lebih banyak dari pada seribu kata. Gambar atau fotopun dapat mengatasi batasan ruang dan waktu. Sehingga dapat mengatasi keterbatasan pengamatan kita. Dan dapat memperjelas suatu kejadian atau masalah
·       Bagan atau Chart
Seperti halnya media grafis yang lain, bagan atau chart termasuk media visual. Fungsinya yang pokok adalah menyajikan ide-ide atau konsep-konsep yang sulit bila hanya disampaikan secara tertulis atau lisan secara visual. Bagan juga mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari suatu presentasi. Pesan yang akan disampaikan biasanya berupa ringkasan visual suatu proses, perkembangan atau hubungan-hubungan penting. Di dalam seringkali kita umai jenis media grafis yang lain, seprti gambar, diagram , kartun atau lambang-lambang verbal, sebagai media sederhana bagan haruslah dimengerti oleh anak ( perserta didik ) , lugas dan tidak rumit.
·       Grafik ( Graphs )
Sebagai sutu media visual, grafik adalah gambar sederhana yang menggunakan titik-titik, garis atau gambar. Untuk melengkapinya sering kali simbol-simbol verbal digunalan pula disitu. Fungsi grafik [3]sendiri untuk menggambarkan data kuantitatif secara teliti, menerangkan perkembangan atau perbandingan secara singkat dan jelas. Berbeda dengan bagan, grafik disusun berdasrkan prinsip-prinsip matematik dan menggunakan data-data komparatif. Grafik juga bermanfaaaat sekali untuk mempelajari dan mengingat data-data kuantitatif dan hubungan-hubungannya.
·       Poster
Poster tidak saja penting untuk menyampaikan kesan-kesan tertentu tetapi dia mampu pula untuk mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya. Poster berfungsi untuk mempengaruhi minat atau pandangan yang melihatnya.
·       OHP
OHP adalah alat yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat memperoyeksikan transparansi ke arah layar lewat atas ata samping kepala orang yang menggunakannya. Berbagai objek atau pesan yang dituliskan atau digambarkan pada transparansi bisa diproyeksikan lewat OHP , misalnya diagram , peta , grafik , batasan , dan sebagainya .
Sekalipun cara pemaikan media sederhana ini berbeda-beda namun semuanya dapat dikelompokkan dalam satu istilah yaitu sederhana.semua media ini sama-sama memiliki tujuan yang baik dalam proses pembelajaran.
          Asnawir dan Usman. ( 2002 ) “ dalam bukunya menjelaskan bahwa media terbentuk karena suatu kebutuhan akan media itu sendiri,media sederhana ada karena untuk mempermudah, dalam artian bahwasanya segala bentuk media yang mudah di dapat dan dimengerti dengan baik oleh penyampai materi dan penerima materi.
Dan yang termasuk kedalam media sederhana dapat disimpulkan meliputi :
·       Gambar merupakan sebuah pesan visual , secara garis besar gambar dapat dibagi pada tiga jenis , yakni sketsa , lukisan dan photo. Skesta atau bisa disebut juga sebagai gambar garis ( stick figure ), yakni gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian-bagian okok suatu objek tanpa detail. Lukisan merupakan gambar hasil representasi simbolis dan artistic seseorang tentang suatu objek atau situasi. Photo yakni gambar hasil pemotretan atau photografi. Gambar merupakan media visual yang penting dan mudah di dapat. Dikatakan penting sebab ia dapat mengganti kata verbal, mengkonkritkan yang abstrak, dan mengatasi pengamatan manusia, gambar membuat orang dapat menangkap idea tau informasi yang terkandung di dalamnya dengan jelas, lebih jelas daripada yang diungkapkan oleh kata-kata.
·       Grafik adalah gambar yang sederhana yang banyak sedikitnya merupakan penggambaran data kuantitatif yang akurat dlam bentuk yang menarik dan mudah di mengerti. Dengan mengalihkan data angka-angka ke dalam sebuah grafik, arti dari angka-angka tersebut menjadi jelas.
·       Bagan , pada dasarnya bagan memiliki arti yang sama dengan diagram yaitu merupakan sebuah susunan garis-garis. Bedaya, bagan lebih menekankan kepada suatu perkembangan atau suatu proses atau susanan suatu organisasi. Bagan ada kalanya disertai symbol atau gambar, maka hal ini sifatnya pictorial. Ada juga bagan yang ditambah dengan keterangan singkat.
·       Poster pada umumnya juga sering disebut plakat , yang artinya sebuah karya seni atau desain grafis yang memuat komposisi gambar dan huruf di atas kertas berukuran besar. Pengaplikasiannya dengan ditempel di dinding atau permukaan datar lainnya dengan sifat mencari perhatian mata sekuat mungkin. Karena itu poster biasanya dibuat dengan warna-warna kontras dan kuat . Poster biasanya menjadi sarana untuk berbagai pelajaran baik bersifat pendidikan maupun sosialisasi.
·       OHP , Overhead proyektor mulai dikembangkan pada akhir perang dunia ke-2 dan dirancang khusus sebagai media untuk penggunaan diruang kelas. OHP adalah salah satu alat yang digunakan untuk memproduksi atau memproyeksikan gambar atau visual yang ada di dalam transparansi diatas permukaan kaca yang apabila lampu OHP dinyalakan maka transparansi tersebut akan diproyeksikan.
Dengan menggunakan media pembelajaran  sederhana yang dilakukan secara tepat dan bervariasi dapat diatasi sikap pasif anak didik. Dalam hal ini media pembelajaran berguna untuk menimbulkan motivasi belajar memungkinkan interaksi langsung antara anak didik dengan lingkungan secara seperti senyatanya. memungkinkan peserta didik belajar mandiri sesuai dengan kemampuan dan minatnya.
“ Cecep Kustandi, M.Pd , Pd edisi kedua Media ( 2013 ) ” Dalam bukunya ia menjelaskan bahwa berdasarkan pada pengeklasifikasian yang digambarkan para ahli maka karakteristik atau cirri-ciri khas suatu media berbeda , berdasarkan tujuan dan maksud pengelompokannya. Untuk itu , sebenarnya media dipilih dan digunakan, disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dalam rangka mempermudah proses belajar , sehingga peserta didik dapat memahami materi yang disampaikan. Berikut penjelasan mengenai jenis-jenis media pembelajaran dan karakteristiknya .
·       Gambar atau Foto
Gambar atau Foto adalah media pembelajaran yang sering digunakan. Media ini merupakan bahasa yang umum , dapat dimengerti , dan dinikmati oleh semua orang dimana-mana. Gambar atau foto berfungsi untuk menyampaikan pesan melalui gambar yang menyangkut indera pengelihatan. Pesan yang disampaikan dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi visual. Simbol-simbol tersebut perlu dipahami dengan benar agar proses penyampaian pesan dapat berhasil dan efisien. Selain itu, media grafis mempunyai tujuan untuk menarik perhatian, memperjelas materi, mengilustrasikan fakta atau informasi yang mungkin akan cepat jika diilustrasikn dengan gambar.
·       Bagan ( Chart )
Fungsi dari media pembelajaran ini adalah untuk menyajikan ide-ide atau konsep-konsep yang sulit bila hanya disampaikan secara tertulis atau lisan. Bagan juga mampu memberikan ringksan butir-butir penting dari suatu presentasi. Bagan juga merupakan media yang berisi tentang gambar-gambar keterangan-keterangan. Daftar-daftar dan sebagainya. Bagan digunakan untuk memperagakan pokok-pokok isi bagian secara jelas dan sederhana , antara lain perkembangan, perbandingan , dan struktur organisasi. Macam-macam media bagan antara lain , tree chart, dan flow chart.[4]

·       Grafik
Grafik adalah gambar sederhana yang menggunakan titik-titik, garis, atau gambar , sering kali digunakan simbol-simbol verbal untuk melengkapinya. Grafik merupakan suatu bentuk penyajian visual yang dipakai untuk membandingkan perbedaan jumlah dan data pada saat-saat yang berbeda-beda . Grafik lebih banyak merupakan garis-garis kurva. Dalam laporan ilmiah. Biasanya banyak digunakan grafik, atau secara khusus grafik garis. Dalam suatu grafik semacam itu, setiap titik menggambarkan nilai-nilai tertentu. Dengan begitu akan timbul sebuah garis yang naik turun , atau sebuah kurva. Suatu gambar grafik, pada hakikatnya menerapkan sistem koordinat tegak lurus yang menjadi kerangka grafik dengan menggunakan garis horizontal. Garis abscissa sebagai sumber X, dan garis tegak vertical, garis ordinat sebagai sumbuh Y.
·       Poster
Poster adalah media yang diharapkan mampu mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya, poster merupakan media komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan singkat, padat dan impresif. Karena ukurannya yang relative besar.
·       OHP
OHP merupakan "alat bantu mengajar tatap muka sejati". Anggapan ini bisa dimaklumi, sebab untuk menggunakan OHP tata letak ruang kelas tetap seperti biasa, guru dapat bertatap muka dengan siswa (tanpa harus membelakangi siswa). Selain itu, dengan ruang kelas yang tidak perlu gelap, aktivitas siswa dapat berlangsung seperti biasa, dapat saling melihat dan tetap dapat sambil mencatat. Keadaan seperti ini membuat aktivitas belajar tidak terganggu.
Media merupakan salah satu komponen pembelajaran,oleh karena itu media tidak bisa luput dari pembahasan sistem pembelajaran secara menyeluruh. Pemanfaatan media seharusnya merupakan bagian yang harus mendapat perhatian guru dalam setiap kegiatan pembelajaran. Banyak jenis media yang bisa dipilih, dikembangkan dan dimanfaatkan sesuai dengan kondisi waktu, biaya maupun tujuan pembelajaran yang dikehendaki. [5]

Sharon E.Smaldino ” Intrutional Technology and Media for learning ” 

In the current era of globalization, inevitably that there have been many types and forms of learning media ranging from the simple to high-tech ones. The more complete media is used, the better the results are achieved. All educators and teachers are expected to choose the media that is good and is in accordance with the condition of students and subject matters in order to achieve the learning objectives, because the ability of teachers to choose the medium of education will determine the quality of teaching and learning processes. The use of instructional media in the learning process can also generate new desires and interests to encourage motivation and stimulation of learning activities and even bring a psychological impact on students. The use of instructional media at the stage of learning orientation will greatly help the effectiveness of the learning process and the delivery of messages and learning contents. Understandably that media is inseparable part of the learning process because it can arouse students' learning achievement and learning activities and expedite / help meet the learning objectives. One of the various learning media is the use of visual media.
This book offers a systematic plan for teachers using technology and media to promote student learning. As described in Chanpter 3 , visual comprise a very important part of learning in p-12 classes. In this chapter we will explore the selection and use of visuals for learning. The specific types of visuals are nonprojected and projected. Projected visual include those from presentation software, digital images , document camera , and overhead projectors.
·       Still pictures are photographic ( or photograh-like ) respresentations of people , places , and thing. They are readily available in book ( including textbooks ) , magazines , newspaper, catalogs , postcards , and calendars. In addition , you can obtain study prints ( oversized illusitrations printed on a durable material ) from your media center , library , or educational supply companies.
Still pictures are two-dimensionality. You can compensate for the lack of three-dimensionality by prodiving a group of pictures showing the same object or scene from several different angles or positions. In addition a series of sequential still pictures can suggest motion.
You may use photographs in a variety of ways. Students should understand that textbook pictures are not decorations but are intended to be study aids and should be used as such. Encourage students to read them just as they do the printed words. You should teach skills for decoding textbook pictures and motivate learners to use them for study purposes. The quality and quantity of illustrations are , of ourse , important factors in textbook choice. You may use piturs from newpapers and periodicals in similar ways.
·       Charts are visual representations of abstract relationships such as chronologies, quantities , and hierarchies. They appear frequently in textbooks as tables and flow charts .
A chart should have a clear, well-defined instructional purpose. In general, it should express only one major concept or configuration of concept . If you are developing your own charts, be sure they contain the minimum of visual and verbal information needed for understanding. A cluttered chart is a confusing chart. If y understanding. A cluttered charts is a confusing charts. If you have a lot of information to convery, develop a series of simple charts rather than a single complex one. Use the kiss principle-keep it simple for students.
Types Charts
Organization charts show the stucture or chain of command in an organization such as a company, corporation, civic group, or govermment departement. Usually the deal with the interralationship of personnel or dapartements.
Classification charts are similar to organization charts but are used chiefly to classify or categorize ovjects , events , ir spechies. A common type of classification charts is one showing the taxonomy of animals and plants according to natural characteristics. The Food Guide Pyramid proportions of these groups in a healthy diet.
Time lines illustrate chronological reltionships between events, They are most often used to show historical events in sequence or the realitionhip of famous people and these events. Pictures ir drawings can be added to the time line to illustrate important concepts. Time line are very helful for summarizing a seires of events.
Tabular Charts
Or tables , contain numerical information , or data They are also convenient for showing tme information when the data are prsented in coloumns, as in tometables for railroads and airlines.
     Flow Charts
Or process chart , show a sequence, a procedure , or , as the name implies , the flow of a process. Flowcharts show how different activities , ingredients , or procedures are interrelated.
·       Graphs
A well designed chart should communicate its message primarily through the visual channel. The verbal material should supplement the visual, not the reverse. Graphs provide a visual reoresentation of numerical data. They also illustrate relationships among units of the data and trends in the data. Many tabular chart can be converted into graphs , Data can be interpreted more quicly in graph form than in tabular form. Graphs are also more visually in treresting than tables. There are four major types of graphs ; Bar , Pictorial , Cicrle , and Line . Then type you choose will depend largely on the complexity of the information you wish to present and the graph=interpretatio skills of your audience
·       Poster
Can be effective in numerous learning situations. They can stimulate interest in a new topic, announce a special event , or promote social skills. They may be employed for motivation attracting students to a school recycling meeting or to the media center, or encouraging them to read more. In industrial education courses, science laboratories , and other situations where danger may be invlolved , posters can remind people of safety tips. Posters can also pomote good health pratices such as not using drugs and avoiding junk food. An effective learning technique is to have students design posters as part of a class poject, during fre prevention week or dental health month .
·       Overhead Projection
The overhead projection system . is still widely used in classrooms becuse of its low cost and case of use. They typical overhead pojector is a simple device. Basically, its it a box with a large ”glass” on the top surface. Light from a powerful lamp inside the box is condensed by a lens and passed through a transperensy placed on the stage. A lens-and mirror system mounted on a bracket above the box turns the lightbeam 90 degrees and projects the image back over the shoulder of the presenter. In the instructional setting , the general term transparency has taken pn the specific meaning of the 8-bye10-inch transparent film used with the overhead projectir . Transparencies may be composed of clear axetate (plastic) or any of a number of other transparent materials capable of being imprinted with an image you may use transparancies individually or make them into a series of image consisting of a base visual with one or ore overlays. Overlays are sheets of transparent film , each containing additional information , that are laid over the base transparency. You may then explain complex topics step by step by flipping a series of overlaus one at a time , adding additional features to a diagram.
                        [6]
” Jurnal ” AL HIKMAH Jurnal Studi, Volume 4, Nomor 1, Maret 2014
·       Hasil Penelitian Media Pembelajaran
Tujuan pengajaran harus dijadikan sebagai pangkal acuan untuk memanfaatkan media. Manakala diabaikan, maka media bukan lagi sebagai alat suatu pengajaran, tetapi sebagai penghambat dalam pencapaian tujuan secara efektif dan efisien.
Di era globalisasi sekarang ini, tidak dapat dipungkiri lagi bahwasannya cukup banyak jenis dan bentuk media pembelajaran yang telah dikenal, mulai dari yang sederhana sampai yang berteknologi tinggi. Semakin lengkap media yang digunakan maka semakin baik hasil yang dicapai.
Dilihat dari jenisnya media dibagi ke dalam media auditif, visual, dan audio visual. Media auditif adalah media yang banyak mengandalkan kemampuan suara saja, seperti radio, cassette recorder, piringan hitam, dan lain-lain. Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan, seperti film strip, slide, film bisu, foto/ gambar, grafik, globe/ peta, chart/ bagan, diagram, OHP, dan lain-lain. Sedangkan media audio visual adalah media yang mempunyai unsur suara dan gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan ke dua. Dari beberapa jenis dan bentuk media, kiranya patut menjadi perhatian dan pertimbangan agar dapat memilih media yang dianggap tepat untuk menunjang pencapaian tujuan pegajaran.

” Jurnal ” Media Sederhana Media Visual Audiovisual .vol 1 2015
·       Hasil Penelitian Media Pembelajaran
Penggunaan media pembelajaran pada proses belajar mengajar tidak hanya satu macam saja, namun harus beberapa macam media pembelajaran atau multimedia. Penggunaan multimedia dapat memberikan variasi penggunaan media, sehingga memberikan lebih banyak pengalaman-pengalaman nyata pada peserta didik. Dengan demikian penggunaan multimedia dapat mendorong dan merangsang motivasi belajar pada peserta didik. Penggunaan media pembelajaran dan metode pembelajaran harus sesuai dengan strategi pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar, dengan demikian proses belajar mengajar dapat lebih efektif.[7]

Kesimpulan
Dari beberapa pendapat serta berbagai sumber diatas maka saya menyimpulkan bahwa, Penggunaan media pembelajaran yang sederhana pada orientasi pembelajaran akan sangat membantu keaktifan proses pembelajaran dan menyampaian pesan dan isi pelajaran pada saat itu. Selain membangkitkan motivasi dan minat siswa, media pembelajaran juga dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman, menyajikan data dengan menarik dan terpercaya. Melalui berbagai metode dan media pembelajaran, siswa akan dapat banyak berinteraksi secara aktif dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki siswa. Dalam media sederhana sebenarnya mencakup berbagai macam media kurang lebihnya terdapat 15 media yaitu seperti gambar atau foto , skesta , diagram , bagan , grafik , poster , peta , globe , papan flanel , papan buletin , boneka , flip chart , akuarium , bangun ruang dan OHP . Namun pada artikel ini saya membaginya dan memfokuskan penjalasan hanya pada 5 media yang meliputi ( OHP, Gambar , Poster , Grafik dan Bagan ) .
          Pada dasarnya semua media sangatlah membantu guru maupun penggunanya dalam melakukan banyak hal walaupun dalam hal ini macam-macam media sederhanapun memiliki kekurangan dan kelebihan yang berbeda-beda tetapi jika semua itu diringi dengan keterampilan dan dapat dikembangkan dengan baik maka akan berjalan dengan baik pula proses penggunaannya .

Gambar sendiri merupakan suatu media grafis sederhana yang paling sering digunakan karena selain mudah dicari , gambarpun sangat mudah diterima dengan baik oleh audience dalam penggunaannya karena sifatnya yang umum tersebut namun ditinjau dari pengertiannya gambarpun memiliki beberapa kelebihan atau keuntungan yang dapat diperoleh dari media gambar atau foto dalam hubungannya dengan kegiatan pembelajaran,
            Kelebihan dari pengunaan gambar yaitu seperti :
-        Lebih konkrit dan realistik dalam memunculkan pokok masalah,
-        Dapat mengatasi ruang dan waktu,
-        Dapat mengatasi keterbatasan mata,
-        Memperjelas masalah dalam bidang apa saja dan dapat digunakan untuk semua orang tanpa memandang umur.
Sekalipun demikian setiap media pembelajaran selalu mempunyai kelemahan-kelemahan tertentu. Begitu juga halnya dengan media gambar atau foto juga mempunyai beberapa kelemahan, yaitu seperti :
-        Hanya menekankan persepsi indera mata,
-        Benda yang terlalu kompleks kurang efektif untuk kegiatan pembelajaran,
-        Ukurannya sangat terbatas untuk kelompok besar.
Walaupun memiliki kelebihan dan kekurangan media gambarpun perlu diringi dengan sifat dan tujuan yang baik dalam pembelajaran , tentunya gambar yang digunakan tersebut harus jujur melukiskan sesuatu seperti orang kalau melihat benda sebenarnya, gambarpun haruslah Sederhana, komposisi gambar hendaknya cukup jelas menunjukkan poin-poin pokok dalam gambar serta memiliki Ukuran relatif, dapat memperbesar atau memperkecil objek/ benda sebenarnya, dan Mengandung gerak/ perbuatan. Gambar yang baik tidaklah menunjukkan objek dalam keadaan diam tetapi memperlihatkan aktifitas tertentu,
Maka simpulan dari penggunan gambar saya simpulkan bahwa Gambar yang bagus belum tentu baik untuk mecapai tujuan pembelajaran. walaupun dari segi mutu kurang, gambar/ foto dari karya sendiri sering kali lebih baik, Tidak setiap gambar yang bagus merupakan media yang bagus. Sebagai media yang baik, gambar/ foto hendaklah bagus dari sudut seni dan sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

Dalam memanfaatkan media gambar sebagai alat bantu tidak bisa sembarangan menurut sekehendak hati guru, tetapi harus memperhatikan dan mempertimbangkan syarat-syarat tersebut, sehingga tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan dapat tercapai seperti harapan.

OHP , pada dasarnya OHP digunakan untuk kepentingan guru,kepada murindya . Dalam kelompok peralatan proyeksi, OHP merupakan peralatan yang paling sederhana. Peralatan OHP hanya menggunakan sistem optik (lensa‑lensa) dan elektronik (kipas pendingin dan lampu proyektor). Ada beberapa model atau bentuk OHP, tetapi pada dasarnya memiliki prinsip kerja yang sama. Perbedaannya adalah beberapa fasilitas tambahan dan variasinya. Bentuk OHP yang biasa dipakai di sekolah pada umumnya terdiri atas lampu, reflektor dan kipas pendingin ditempatkan dalam kotak bagian bawah. Hal ini menyebabkan bentuk dan ukurannya menjadi besar, sehingga mengurangi kepraktisannya. Namun bentuk OHP yang demikian memiliki kelebihan yaitu lebih tahan untuk dinyalakan lebih lama, karena udara panas akibat nyala lampu dapat dihembuskan ke luar oleh kipas pendingin. Ada jenis OHP lain yang dirancang agar lebih praktis dan mudah di bawa kemana‑mana.
OHP memiliki berbagai kelebihan dan kelemahan dan diantaranya yaitu , menghemat tenaga dan waktu karena dapat dipakai berulang-ulang , gambar yang diproyeksikanpun lebih jelas dibandingkan gambar dipapan sehingga gurupun sambil mengajar dapat berhadapan dengan siswa , benda-benda kecil dapat dapat diproyeksikan hanya dengan meletakkannya di atas OHP, walaupun hasilnya berupa bayang-bayang. Dan penggunaan OHP dalam proses belajar sepenuhnya dibawah kontrol guru.
Sekalipun ada kelebihan tentu media proyeksi OHP memiliki beberapa kekurangan bahwa alat dalam penggunaan alat transparansi memerlukan peralatan khusus untuk memproyeksikannya , sedangkan OHP itu sendiri kadang-kadang sulit dicari suku cdangnya ditempat-tempt tertentu.

Poster , dengan adanya media seperti poster kita mampu menyampaikan kesan-kesan tertetu dari apa yang kita lihat dan poster mampu mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya. Poster dapat dibuat diatas kain, kertas , batang kayu , seng dan semacamnya . Pemasangannya bisa ditempatkan dimana saja . ukurannya bermacam-macam , tergantung kebutuhan . Namun secara umum, poster yang baik itu harus sederhana, dan menyajikan satu ide yang baik untukk mencapai satu tujuan pokok. Keterlibatan media poster dalam pembelajaran sangat disukai oleh peserta didik karena bentuk dan motifnya yang bermacam , berwarna-warni dapat menumbuhkan semangat dan memotivasi siswa dalam melakukan proses pembelajaran.

Grafik merupakan gambar sederhana yang disusun menurut prinsip matematik, dengan menggunakan data berupa angka-angka. Grafik mengandung ide-ide, objek dan hal-hal yang dinyatakan dengan simbol dan disertai dengan keterangan-keterangan secara singkat. Dengan penggunaan media grafik guru mampu menjelaskan materi dengan lebih mudah tanpa harus membuat siswa sulit mengerti dengan tulisan atau bacaan yang akan disampaikan oleh guru .
Pengunaan media sederhana grafikpun dapat memberikan manfaat yang tepat dalam kegiatan belajar mengajar, diantaranya. Bentuk statistik yang cepat dan sederhana untuk mempelajari dan mengingat data-data kuantitatif serta hubungan-hubungannya, penggunaan Grafikpun dengan cepat memungkinkan kita mengadakan analisis, interpretasi, dan perbandingan antara data-data yang disajikan baik dalam hal ukuran, jumlah, pertumbuhan, dan arah, selain itu Penyajian data grafik: jelas, cepat, menarik, ringkas, dan logis. Semakin sulit data yang akan disajikan semakin baik grafik menampilkannya.
Dengan tersebut, seorang guru akan dapat dengan mudah memanfaatkan media grafik yang dianggap tepat unutuk mempermudah tugas-tugasnya sebagai seorang pendidik.

Bagan , ialah suatu media pengajaran yang penyajiannya secara diagramatik dengan menggunakan lambang-lambang visual, untuk mendapatkan sejumlah informasi yang menunjukkan, perkembangan ide, objek, lambang ditinjau dari sudut waktu dan ruang. Pesan yang akan disampaikan biasanya berupa ringkasan visual suatu proses, perkembangan atau hubungan-hubungan penting. Fungsinya yang pokok adalah untuk menyajikan ide-ide atau konsep-konsep yang sulit bila hanya disampaikan secara tertulis atau lisan secara visual.
Setiap guru harus mengetahui mana media pembelajaran yang dapat mencapai hasil yang paling baik dalam situasi pembelajaran yang diharapkannya. Dengan demikian, setiap guru harus selalu memperhatikan rambu-rambu yang terdapat dalam media yang digunakan.
Sebenarnya Dalam belajar mengajar hal yang terpenting adalah proses, karena proses inilah yang menentukan tujuan belajar akan tercapai atau tidak tercapai. Ketercapaian dalam proses belajar mengajar ditandai dengan adanya perubahan tingkah laku. Perubahan tingkah laku tersebut baik yang menyangkut perubahan bersifat pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotor) maupun yang menyangkut nilai dan sikap (afektif).
Dalam proses belajar mengajar ada banyak faktor yang mempengaruhi tercapainaya tujuan pembelajaran diantaranya pendidik, peserta didik, lingkungan, metode/teknik serta media pembelajaran. Pada kenyataannnya, apa yang terjadi dalam pembelajaran seringkali terjadi proses pengajaran berjalan dan berlangsung tidak efektif. Banyak waktu, tenaga dan biaya yang terbuang sia-sia sedangkan tujuan belajar tidak dapat tercapai bahkan terjadi noises dalam komunikasi antara pengajar dan pelajar. Hal tersebut diatas masih sering dijumpai pada proses pembelajaran selama ini.
Dengan adanya media pembelajaran maka tradisi lisan dan tulisan dalam proses pembelajaran dapat diperkaya dengan berbagai media pembelajaran. Dengan tersedianya media pembelajaran, guru pendidik dapat menciptakan berbagai situasi kelas, menentukan metode pengajaran yang akan dipakai dalam situasi yang berlainan dan menciptakan iklim yang emosional yang sehat diantara peserta didik. Bahkan alat/media pembelajaran ini selanjutnya dapat membantu guru membawa dunia luar ke dalam kelas. Dengan demikian ide yang abstrak dan asing (remote) sifatnya menjadi konkrit dan mudah dimengerti oleh peserta didik. Bila alat/media pembelajaran ini dapat di fungsikan secara tepat dan proforsional, maka proses pembelajaran akan dapat berjalan efektif.
Maka kini dapat disimpulkan bahwasanya Dalam pembelajaran, alat atau media pendidikan jelas diperlukan. Sebab alat/ media pembelajaran ini memiliki peranan yang besar dan berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pendidikan yang diinginkan.

Saran
Bahwasanya Peran guru adalah menyediakan, menunjukkan, membimbing dan memotivasi siswa agar mereka dapat berinteraksi dengan berbagai sumber belajar yang ada. Bukan hanya sumber belajar yang berupa orang , melainkan juga sumber‑sumber belajar yang lain. Bukan hanya sumber belajar yang sengaja dirancang untuk keperluan belajar, melainkan juga sumber belajar yang telah tersedia. Semua sumber belajar itu dapat kita temukan, kita pilih dan kita manfaatkan sebagai sumber belajar bagi siswa kita. Dengan adanya sumber belajar yang bervariasi maka diperlukan pemilihan dan pemanfaatan media pembelajaran yang ada. Oleh karena itu seorang guru harus terus berinovasi dan kreatif dalam menggunakan media pembelajaran. Dengan penggunaan media pembelajaran yang tepat , akan sangat membantu dalam keberhasilan proses pembelajaran, sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan maksimal.

DAFTAR PUSTAKA

Prof Azhar Arsyad, Media Pembelajaran, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2005.  Azhar Arsyad , Media Pembelajaran ed revisi 2015

Drs. Daryanto Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005
Suwardi, Manajemen Pembelajaran (Surabaya: Temprina Media Grafika, 2007)
Asnawir dan Usman, Media Pembelajaran (Jakarta: Ciputat Pers, 2002
Cecep Kustandi, M.Pd  . Media edisi kedua Media 2013 
Sharon E.Smaldino ” Intrutional Technology and Media for learning
AL HIKMAH Jurnal Studi, Volume 4, Nomor 1, Maret 2014 ,
Media Sederhana Media Visual Audiovisual .vol 1 2015





[1] “Prof Azhar Arsyad, Media Pembelajaran, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2005.  Azhar Arsyad , Media Pembelajaran ed revisi 2015 “ Hal 1 - 3
[2] “ Drs. Daryanto Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005. “  Hal 4 - 5
[3] Suwardi, Manajemen Pembelajaran (Surabaya: Temprina Media Grafika, 2007), Hal 5 - 6
[4] Asnawir dan Usman, Media Pembelajaran (Jakarta: Ciputat Pers, 2002)  “ Hal 6 - 8
[5] “ Cecep Kustandi, M.Pd  . Media edisi kedua Media 2013  ”  Hal 8-9
[6] Sharon E.Smaldino ” Intrutional Technology and Media for learning Hal  9 - 13
[7] AL HIKMAH Jurnal Studi, Volume 4, Nomor 1, Maret 2014 ,                            Media Sederhana Media Visual Audiovisual .vol 1 2015.  Hal 13 , 14