Pada
artikel ini saya akan memberikan beberapa ulasan mengenai media pembelajaran
sederhana dari berbagai sumber . Media pembelajaran sendiri merupakan bagian
yang penting dalam sistem pembelajaran. Dengan media pembelajaran proses
belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar dan efektif karena media
pembelajran menyediakan banyak metode dan jenis-jenis media. Media pembelajaran
yang diberikan oleh guru harus sesuai dengan materi yang akan disampaikan.
Selain itu guru harus menyesuaikan media yang digunakan dengan daya tangkap
siswa, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan maksimal. Dengan itu
siswa dapat memperoleh hasil yang maksimal. Media pembelajaran memiliki tujuan
terhadap proses pembelajaran untuk meningkatkan daya kretivitas dan keaktivan
siswa dalam proses pembelajaran. Setiap siswa memiliki karakteristik yang
berbeda dalam hal menangkap materi yang disampaikan. Media pembelajaran sangat
bermanfaat bagi guru dan siswa karena dengan media pembelajaran siswa dan guru
dapat dengan mudah menjalankan proses pembelajaran dan dapat mencapai tujuan
yang diinginkan.begitupula dengan media pembelajaran sederhana karena merupakan
pembelajaran yang termasuk ke dalam berbagai macam jenis pembelajaran visual
maupun audiovisual yang dapat membantu guru menyampaikan pelajaran dengan lebih
mudah dan cepat dipahami oleh para muridnya , dalam hal ini baik guru maupun
siswa sama-sama dapat memahami semua pelajaran dengan lebih menyenangkan tanpa
harus memikirkannya dengan susah payah, karena semuanya dilakukan dengan
sederhana tanpa harus menggunakan biaya mahal , berikut beberapa pendapat
sumber mengenai media pembelajaran sederhana.
“ Prof. Dr. Azhar Arsyad,M.A 2005 & ed
revisi 2015 “ dalam bukunya mengemukakan bahwa pemakaian media pembelajaran
dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat
yang baru, membagkitkan motivasi dan rangsangan
kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh –
pengaruh psikologis. Media pembelajaran
saat ini semakin bervarisasi yang dapat digunakan. Hal tersebut terjadi karena
berbagai macam teknologi yang ada sekarang telah mampu merasuk ke dalam
berbagai lapisan masyarakat sehingga dapat menunjang proses pembelajaran. (Dalam Azhar Arsyad, ed.
Revisi) mengelompokkan fungsi media pembelajaran, khususnya media visual
menjadi empat yaitu:
o
Fungsi
atensi. Maksudnya, menarik dan mengarahkan perhatian
para siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran
yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks
materi pelajaran.
o
Fungsi
afektif, media visual dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa
ketika belajar (atau membaca) teks yang bergambar.
o
Fungsi
kognitif, media visual terlihat dari temuan
– temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa
lambing visual atau gambar memperlancar pencapaian tujuan
untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang
terkandung dalam gambar.
o
Fungsi
kompensatoris, media pembelajaran terlihat dari
hasil penelitian bahwa media visual yang
memberikan memberikan konteks untuk memahami
teks, membantu siswa yang lemah dalam
membaca, untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan
mengingatnya kembali.
Selain
itu, kontribusi media pembelajaran menurut
Kemp dan Dayton (dalam azhar Arsyad, ed. Revisi) adalah
sebagai berikut:
1. Penyampaian pesan pembelajaran dapat
lebih terstandar.
2. Pembelajaran dapat lebih menarik.
3. Pembelajaran menjadi lebih
interaktif dengan menerapkan teori belajar.
4. Waktu pelaksanaan pembelajaran dapat
diperpendek.
5. Kualitas pembelajaran dapat
ditingkatkan.
6. Proses pembelajaran dapat
berlangsung kapanpun dan dimanapun diperlukan.
7. Sikap positif siswa terhadap materi
pembelajaran dapat ditingkatkan.
8. Peran guru mengalami perubahan ke
arah yang positif.
Dalam
bukunya iapun mengkategorikan bahwa . Gambar atau Foto, Bagan (Chart), Grafik ,
OHP dan poster termasuk kedalam media sederhana.
·
OHP
(Over Head Projektor )
OHP secara umum digunakan untuk pengganti papan tulis dengan menggunakan pen
khusus yang ditulis pada lembaran transparan.. Kegunaan alat ini untuk
mempermudah penyampaian materi dalam sebuah presentasi. Mempermudah dalam
penyampaian sebuah materi di depan khalayak.
·
Gambar atau Foto
Gambar atau foto adalah media
pembelajaran yang sering digunakan. Media ini merupkan sarana yang umum , dapat
dimengerti dan dinikmati gambar sendiri
dapat berfungsi untuk menyampaikan pesan melalui gambar yang menyangkut indera
pengelihatan.
·
Poster
Poster adalah bentuk sesuatu gambar
atau tulisan yang memiliki arti khusus bagi siapapun yang membacanya
·
Grafik
Grafik adalah gambar sederhana yang
menggunakan titik-titik, garis atau gambar untk melengkapinya, sering kali
symbol-simbol verbal digunakan.
·
Bagan
Bagan berfungsi menyajikan ide-ide
atau konsep-konsep yang sulit bila hanya disampaikan secara tertulis atau
lisan. Bagan juga mampu memberika ringkasan butir-butir penting dari suatu
presentasi.
Kelima
alat media ini sangat baik digunakan dalam menunjang proses belajar mengajar , selain mudah untuk digunakan media
ini pun dapat lebih mudah dimengerti oleh peserta didik karena sangat sederhana,
walaupun sangat sederhana alat ini mudah di dapatkan. Media Pembelajaran dapat
memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan
meningkatkan proses dan hasil belajar , Media pembelajaran
dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak
sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar,
interaksi yang lebih lebih langsung antara siswa dan
lingkungannya, dan kemungkinan siswa untuk belajar sendiri – sendiri sesuai
dengan kemampuan dan minatnya.
“
Drs. Daryanto, ( 2005 ) “ dalam
bukunya ia mengemukakan bahwa media pembelajaran sederhana di bagi menjadi 3
berdasarkan pemahaman atas klasifikasi yang akan mempermudah para guru atau
praktisi lainnya dalam melakukan pemilihan media yang tepat pada waktu merencanakan
pembelajaran untuk mencapai tujuan tertentu. Pemilihan media yang disesuaikan
dengan tujuan, materi , serta kemampuan dan karakteristik pembelajar , akan
sangat menunjang efisiensi dan efektivitas proses dan hasil pembelajaran. Media
sederhana tersebut dibagi menjadi tiga yang meliputi , media sederhana dengan
penggunaan media visual seperti gambar, dan poster , media sederhana dengan
penggunaan media grafis seperti bagan dan grafik. Dan media sederhana dengan
penggunaan multimedia seperti OHP.
·
Gambar
adalah segala sesuatu yang dapat diwujudkan secara visual yang mudah dimengerti
oleh para peserta didik.
·
Poster
merupakan sebuah gambar atau tulisan yang mampu mempengaruhi, sikap dan tata
nilai untuk berubah atau melakukan sesuatu yang dapat memotivasi siswa.
·
Grafik
merupakan suatu objek yang divisualisasikan dalam bentuk garis , batang atau
gambar yang menampilkan pesan dalam bentuk – bentuk sehingga mempermudah
penyerapan informasi oleh siswa.
·
Bagan
adalah suatu kombinasi antara media grafis , gambar dan foto yang dirancang
untuk memvisualisasikan secara logis dan teratur mengenai fakta pokok atau
gagasan. Sebagai media visual, bagan merupakan media yang membantu menyajikan
pesan pembelajaran melalui visualisasi dengan tujuan materi yang kompleks dapat
disederhanakan sehingga siswa mudah untuk encerna materi tersebut.
·
OHP
merupakan salah satu alat prsentasi yang memiliki keunggulan tersendiri , meski
kini jarang terlihat namun dengan menggunakan OHP kita dapat mengubah materi
presentasi saat itu juga atau bilamana
ada masukan dari audiens, anda bisa langsung mencantumkannnya ke bahan
presentasi.
Dalam penggunaanya kelima media ini
tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing namun dalam buku ini
menjelaskan bahwa fungsi umum dari pembagian media ini adalah untuk menyalurkan
pesan dari sumber ke penerima pesan yaitu guru kepada peserta didiknya sehingga semua media sederhana tersebut dapat
dikombinasikan sehingga menjadi sistem pembelajaran yang lengkap.
“
Suwardi, ( 2007 )
“ buku ini menjelaskan bahwa media sederhana
merupakan sesuatu yang berfungsi untuk menyalurkan pesan , pesan yang dipakai
menyangkut indera pengelihatan . pesan yang akan disampaikan dituangkan ke
dalam symbol- symbol komunikasi visual.
Simbol-simbol tersebut perlu
dipahami benar artinya agar proses penyampaian pesannya dapat berhasil dan
efisien. Selain fungsi umum tersebut, secara khusus grafis berfungsi pula untuk
menarik perhatian , memperjelas sajian ide , mengilustrasikan atau menghiasi rangsangan
belajar.
Media sederhana sendiri selain
sederhana dan mudah dalam pembuatannya dan relative murah ditinjau dari segi
biayanya , beberapa di antaranya adalah :
· Gambar atau Foto
Diantara
media pendidikan, gambar atau foto adalah media yang paling umum dipakai. Dia
merupakan bahasa yang umum, yang dapat dimengerti dan dinikmati di
ana-mana.Oleh karena itu, pepatah Cina yang mengatakan bahwa sebuah gambar
berbicara lebih banyak dari pada seribu kata. Gambar atau fotopun dapat
mengatasi batasan ruang dan waktu. Sehingga dapat mengatasi keterbatasan
pengamatan kita. Dan dapat memperjelas suatu kejadian atau masalah
· Bagan atau Chart
Seperti
halnya media grafis yang lain, bagan atau chart termasuk media visual.
Fungsinya yang pokok adalah menyajikan ide-ide atau konsep-konsep yang sulit
bila hanya disampaikan secara tertulis atau lisan secara visual. Bagan juga mampu
memberikan ringkasan butir-butir penting dari suatu presentasi. Pesan yang akan
disampaikan biasanya berupa ringkasan visual suatu proses, perkembangan atau
hubungan-hubungan penting. Di dalam seringkali kita umai jenis media grafis
yang lain, seprti gambar, diagram , kartun atau lambang-lambang verbal, sebagai
media sederhana bagan haruslah dimengerti oleh anak ( perserta didik ) , lugas
dan tidak rumit.
· Grafik ( Graphs )
Sebagai
sutu media visual, grafik adalah gambar sederhana yang menggunakan titik-titik,
garis atau gambar. Untuk melengkapinya sering kali simbol-simbol verbal
digunalan pula disitu. Fungsi grafik sendiri
untuk menggambarkan data kuantitatif secara teliti, menerangkan perkembangan
atau perbandingan secara singkat dan jelas. Berbeda dengan bagan, grafik
disusun berdasrkan prinsip-prinsip matematik dan menggunakan data-data
komparatif. Grafik juga bermanfaaaat sekali untuk mempelajari dan mengingat
data-data kuantitatif dan hubungan-hubungannya.
· Poster
Poster
tidak saja penting untuk menyampaikan kesan-kesan tertentu tetapi dia mampu
pula untuk mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya.
Poster berfungsi untuk mempengaruhi minat atau pandangan yang melihatnya.
· OHP
OHP adalah alat
yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat memperoyeksikan transparansi ke
arah layar lewat atas ata samping kepala orang yang menggunakannya. Berbagai
objek atau pesan yang dituliskan atau digambarkan pada transparansi bisa
diproyeksikan lewat OHP , misalnya diagram , peta , grafik , batasan , dan
sebagainya .
Sekalipun
cara pemaikan media sederhana ini berbeda-beda namun semuanya dapat
dikelompokkan dalam satu istilah yaitu sederhana.semua media ini sama-sama
memiliki tujuan yang baik dalam proses pembelajaran.
“Asnawir dan Usman.
( 2002 ) “ dalam
bukunya menjelaskan bahwa media terbentuk karena suatu kebutuhan akan media itu
sendiri,media sederhana ada karena untuk mempermudah, dalam artian bahwasanya
segala bentuk media yang mudah di dapat dan dimengerti dengan baik oleh
penyampai materi dan penerima materi.
Dan yang termasuk kedalam media
sederhana dapat disimpulkan meliputi :
· Gambar merupakan sebuah pesan visual
, secara garis besar gambar dapat dibagi pada tiga jenis , yakni sketsa ,
lukisan dan photo. Skesta atau bisa disebut juga sebagai gambar garis ( stick
figure ), yakni gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian-bagian
okok suatu objek tanpa detail. Lukisan merupakan gambar hasil representasi
simbolis dan artistic seseorang tentang suatu objek atau situasi. Photo yakni
gambar hasil pemotretan atau photografi. Gambar merupakan media visual yang
penting dan mudah di dapat. Dikatakan penting sebab ia dapat mengganti kata
verbal, mengkonkritkan yang abstrak, dan mengatasi pengamatan manusia, gambar
membuat orang dapat menangkap idea tau informasi yang terkandung di dalamnya
dengan jelas, lebih jelas daripada yang diungkapkan oleh kata-kata.
· Grafik adalah gambar yang sederhana
yang banyak sedikitnya merupakan penggambaran data kuantitatif yang akurat dlam
bentuk yang menarik dan mudah di mengerti. Dengan mengalihkan data angka-angka
ke dalam sebuah grafik, arti dari angka-angka tersebut menjadi jelas.
· Bagan , pada dasarnya bagan memiliki
arti yang sama dengan diagram yaitu merupakan sebuah susunan garis-garis.
Bedaya, bagan lebih menekankan kepada suatu perkembangan atau suatu proses atau
susanan suatu organisasi. Bagan ada kalanya disertai symbol atau gambar, maka
hal ini sifatnya pictorial. Ada juga bagan yang ditambah dengan keterangan
singkat.
· Poster pada umumnya juga sering
disebut plakat , yang artinya sebuah karya seni atau desain grafis yang memuat
komposisi gambar dan huruf di atas kertas berukuran besar. Pengaplikasiannya
dengan ditempel di dinding atau permukaan datar lainnya dengan sifat mencari
perhatian mata sekuat mungkin. Karena itu poster biasanya dibuat dengan
warna-warna kontras dan kuat . Poster biasanya menjadi sarana untuk berbagai
pelajaran baik bersifat pendidikan maupun sosialisasi.
· OHP , Overhead proyektor mulai
dikembangkan pada akhir perang dunia ke-2 dan dirancang khusus sebagai media
untuk penggunaan diruang kelas. OHP adalah salah satu alat yang digunakan untuk
memproduksi atau memproyeksikan gambar atau visual yang ada di dalam
transparansi diatas permukaan kaca yang apabila lampu OHP dinyalakan maka
transparansi tersebut akan diproyeksikan.
Dengan menggunakan media
pembelajaran sederhana yang dilakukan secara tepat dan bervariasi dapat
diatasi sikap pasif anak didik. Dalam hal ini media pembelajaran berguna untuk menimbulkan motivasi belajar memungkinkan interaksi langsung antara anak didik dengan lingkungan
secara seperti senyatanya.
memungkinkan peserta didik belajar mandiri sesuai dengan kemampuan
dan minatnya.
“ Cecep Kustandi, M.Pd , Pd
edisi kedua Media ( 2013 ) ” Dalam bukunya ia menjelaskan bahwa berdasarkan pada
pengeklasifikasian yang digambarkan para ahli maka karakteristik atau
cirri-ciri khas suatu media berbeda , berdasarkan tujuan dan maksud
pengelompokannya. Untuk itu , sebenarnya media dipilih dan digunakan, disesuaikan
dengan tujuan pembelajaran dalam rangka mempermudah proses belajar , sehingga
peserta didik dapat memahami materi yang disampaikan. Berikut penjelasan mengenai
jenis-jenis media pembelajaran dan karakteristiknya .
· Gambar atau Foto
Gambar atau Foto adalah media pembelajaran yang sering digunakan.
Media ini merupakan bahasa yang umum , dapat dimengerti , dan dinikmati oleh
semua orang dimana-mana. Gambar atau foto berfungsi untuk menyampaikan pesan
melalui gambar yang menyangkut indera pengelihatan. Pesan yang disampaikan
dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi visual. Simbol-simbol tersebut
perlu dipahami dengan benar agar proses penyampaian pesan dapat berhasil dan
efisien. Selain itu, media grafis mempunyai tujuan untuk menarik perhatian,
memperjelas materi, mengilustrasikan fakta atau informasi yang mungkin akan
cepat jika diilustrasikn dengan gambar.
· Bagan ( Chart )
Fungsi dari media pembelajaran ini adalah untuk menyajikan ide-ide
atau konsep-konsep yang sulit bila hanya disampaikan secara tertulis atau
lisan. Bagan juga mampu memberikan ringksan butir-butir penting dari suatu
presentasi. Bagan juga merupakan media yang berisi tentang gambar-gambar
keterangan-keterangan. Daftar-daftar dan sebagainya. Bagan digunakan untuk memperagakan
pokok-pokok isi bagian secara jelas dan sederhana , antara lain perkembangan,
perbandingan , dan struktur organisasi. Macam-macam media bagan antara lain ,
tree chart, dan flow chart.
· Grafik
Grafik adalah gambar sederhana yang menggunakan titik-titik,
garis, atau gambar , sering kali digunakan simbol-simbol verbal untuk
melengkapinya. Grafik merupakan suatu bentuk penyajian visual yang dipakai untuk
membandingkan perbedaan jumlah dan data pada saat-saat yang berbeda-beda .
Grafik lebih banyak merupakan garis-garis kurva. Dalam laporan ilmiah. Biasanya
banyak digunakan grafik, atau secara khusus grafik garis. Dalam suatu grafik
semacam itu, setiap titik menggambarkan nilai-nilai tertentu. Dengan begitu
akan timbul sebuah garis yang naik turun , atau sebuah kurva. Suatu gambar
grafik, pada hakikatnya menerapkan sistem koordinat tegak lurus yang menjadi
kerangka grafik dengan menggunakan garis horizontal. Garis abscissa sebagai
sumber X, dan garis tegak vertical, garis ordinat sebagai sumbuh Y.
· Poster
Poster adalah media yang diharapkan mampu mempengaruhi dan
memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya, poster merupakan media
komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan singkat, padat dan impresif.
Karena ukurannya yang relative besar.
·
OHP
OHP merupakan "alat bantu mengajar tatap muka sejati". Anggapan ini
bisa dimaklumi, sebab untuk menggunakan OHP tata letak ruang kelas tetap
seperti biasa, guru dapat bertatap muka dengan siswa (tanpa harus membelakangi
siswa). Selain itu, dengan ruang kelas yang tidak perlu gelap, aktivitas siswa
dapat berlangsung seperti biasa, dapat saling melihat dan tetap dapat sambil
mencatat. Keadaan seperti ini
membuat aktivitas belajar tidak terganggu.
Media merupakan salah satu komponen pembelajaran,oleh karena itu media
tidak bisa luput dari pembahasan sistem pembelajaran secara menyeluruh.
Pemanfaatan media seharusnya merupakan bagian yang harus mendapat perhatian
guru dalam setiap kegiatan pembelajaran. Banyak jenis media yang bisa dipilih,
dikembangkan dan dimanfaatkan sesuai dengan kondisi waktu, biaya maupun tujuan
pembelajaran yang dikehendaki.
Sharon E.Smaldino ” Intrutional Technology and Media for
learning ”
In
the current era of globalization, inevitably that there have been many types
and forms of learning media ranging from the simple to high-tech ones. The more
complete media is used, the better the results are achieved. All educators and
teachers are expected to choose the media that is good and is in accordance
with the condition of students and subject matters in order to achieve the
learning objectives, because the ability of teachers to choose the medium of
education will determine the quality of teaching and learning processes. The
use of instructional media in the learning process can also generate new
desires and interests to encourage motivation and stimulation of learning
activities and even bring a psychological impact on students. The use of instructional
media at the stage of learning orientation will greatly help the effectiveness
of the learning process and the delivery of messages and learning contents.
Understandably that media is inseparable part of the learning process because
it can arouse students' learning achievement and learning activities and
expedite / help meet the learning objectives. One of the various learning media
is the use of visual media.
This book offers a systematic plan for teachers using
technology and media to promote student learning. As described in Chanpter 3 , visual
comprise a very important part of learning in p-12 classes. In this chapter we
will explore the selection and use of visuals for learning. The specific types
of visuals are nonprojected and projected. Projected visual include those from
presentation software, digital images , document camera , and overhead
projectors.
·
Still pictures are photographic ( or photograh-like )
respresentations of people , places , and thing. They are readily available in
book ( including textbooks ) , magazines , newspaper, catalogs , postcards ,
and calendars. In addition , you can obtain study prints ( oversized
illusitrations printed on a durable material ) from your media center , library
, or educational supply companies.
Still
pictures are two-dimensionality. You can compensate for the lack of
three-dimensionality by prodiving a group of pictures showing the same object
or scene from several different angles or positions. In addition a series of
sequential still pictures can suggest motion.
You may
use photographs in a variety of ways. Students should understand that textbook
pictures are not decorations but are intended to be study aids and should be
used as such. Encourage students to read them just as they do the printed
words. You should teach skills for decoding textbook pictures and motivate
learners to use them for study purposes. The quality and quantity of
illustrations are , of ourse , important factors in textbook choice. You may
use piturs from newpapers and periodicals in similar ways.
·
Charts are visual representations of abstract
relationships such as chronologies, quantities , and hierarchies. They appear
frequently in textbooks as tables and flow charts .
A chart should have a clear, well-defined instructional purpose. In
general, it should express only one major concept or configuration of concept .
If you are developing your own charts, be sure they contain the minimum of
visual and verbal information needed for understanding. A cluttered chart is a
confusing chart. If y understanding. A cluttered charts is a confusing charts.
If you have a lot of information to convery, develop a series of simple charts
rather than a single complex one. Use the kiss principle-keep it simple for
students.
Types Charts
Organization charts show the stucture or chain of command
in an organization such as a company, corporation, civic group, or govermment
departement. Usually the deal with the interralationship of personnel or
dapartements.
Classification charts are similar to organization charts
but are used chiefly to classify or categorize ovjects , events , ir spechies.
A common type of classification charts is one showing the taxonomy of animals
and plants according to natural characteristics. The Food Guide Pyramid
proportions of these groups in a healthy diet.
Time lines illustrate chronological reltionships between
events, They are most often used to show historical events in sequence or the
realitionhip of famous people and these events. Pictures ir drawings can be
added to the time line to illustrate important concepts. Time line are very
helful for summarizing a seires of events.
Tabular Charts
Or tables , contain numerical information , or data They are also
convenient for showing tme information when the data are prsented in coloumns,
as in tometables for railroads and airlines.
Flow Charts
Or process chart , show a sequence, a procedure , or , as the name implies
, the flow of a process. Flowcharts show how different activities , ingredients
, or procedures are interrelated.
·
Graphs
A well designed chart should communicate its message primarily through the
visual channel. The verbal material should supplement the visual, not the
reverse. Graphs provide a visual reoresentation of numerical data. They also
illustrate relationships among units of the data and trends in the data. Many
tabular chart can be converted into graphs , Data can be interpreted more
quicly in graph form than in tabular form. Graphs are also more visually in
treresting than tables. There are four major types of graphs ; Bar , Pictorial
, Cicrle , and Line . Then type you choose will depend largely on the
complexity of the information you wish to present and the graph=interpretatio
skills of your audience
·
Poster
Can be effective in numerous learning situations. They can stimulate
interest in a new topic, announce a special event , or promote social skills.
They may be employed for motivation attracting students to a school recycling meeting
or to the media center, or encouraging them to read more. In industrial
education courses, science laboratories , and other situations where danger may
be invlolved , posters can remind people of safety tips. Posters can also
pomote good health pratices such as not using drugs and avoiding junk food. An
effective learning technique is to have students design posters as part of a
class poject, during fre prevention week or dental health month .
·
Overhead Projection
The overhead projection system . is still widely used in classrooms becuse
of its low cost and case of use. They typical overhead pojector is a simple
device. Basically, its it a box with a large ”glass” on the top surface. Light
from a powerful lamp inside the box is condensed by a lens and passed through a
transperensy placed on the stage. A lens-and mirror system mounted on a bracket
above the box turns the lightbeam 90 degrees and projects the image back over
the shoulder of the presenter. In the instructional setting , the general term
transparency has taken pn the specific meaning of the 8-bye10-inch transparent
film used with the overhead projectir . Transparencies may be composed of clear
axetate (plastic) or any of a number of other transparent materials capable of
being imprinted with an image you may use transparancies individually or make
them into a series of image consisting of a base visual with one or ore
overlays. Overlays are sheets of transparent film , each containing additional
information , that are laid over the base transparency. You may then explain
complex topics step by step by flipping a series of overlaus one at a time ,
adding additional features to a diagram.
” Jurnal
” AL HIKMAH Jurnal
Studi, Volume 4, Nomor 1, Maret 2014
·
Hasil Penelitian Media
Pembelajaran
Tujuan pengajaran harus dijadikan sebagai pangkal acuan untuk
memanfaatkan media. Manakala diabaikan, maka media bukan lagi sebagai alat
suatu pengajaran, tetapi sebagai penghambat dalam pencapaian tujuan secara
efektif dan efisien.
Di era globalisasi sekarang ini, tidak dapat dipungkiri lagi
bahwasannya cukup banyak jenis dan bentuk media pembelajaran yang telah
dikenal, mulai dari yang sederhana sampai yang berteknologi tinggi. Semakin
lengkap media yang digunakan maka semakin baik hasil yang dicapai.
Dilihat
dari jenisnya media dibagi ke dalam media auditif, visual, dan audio visual.
Media auditif adalah media yang banyak mengandalkan kemampuan suara saja,
seperti radio, cassette recorder, piringan hitam, dan lain-lain. Media visual
adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan, seperti film strip,
slide, film bisu, foto/ gambar, grafik, globe/ peta, chart/ bagan, diagram,
OHP, dan lain-lain. Sedangkan media audio visual adalah media yang mempunyai
unsur suara dan gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik
karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan ke dua. Dari beberapa jenis
dan bentuk media, kiranya patut menjadi perhatian dan pertimbangan agar dapat
memilih media yang dianggap tepat untuk menunjang pencapaian tujuan pegajaran.
” Jurnal
” Media Sederhana Media Visual Audiovisual .vol 1 2015
·
Hasil Penelitian Media
Pembelajaran
Penggunaan media pembelajaran pada proses belajar
mengajar tidak hanya satu macam saja, namun harus beberapa macam media
pembelajaran atau multimedia. Penggunaan multimedia dapat memberikan variasi
penggunaan media, sehingga memberikan lebih banyak pengalaman-pengalaman nyata
pada peserta didik. Dengan demikian penggunaan multimedia dapat mendorong dan
merangsang motivasi belajar pada peserta didik. Penggunaan media pembelajaran
dan metode pembelajaran harus sesuai dengan strategi pembelajaran yang
digunakan dalam proses belajar mengajar, dengan demikian proses belajar
mengajar dapat lebih efektif.
Kesimpulan
Dari
beberapa pendapat serta berbagai sumber diatas maka saya menyimpulkan bahwa, Penggunaan
media pembelajaran yang sederhana pada orientasi pembelajaran akan sangat
membantu keaktifan proses pembelajaran dan menyampaian pesan dan isi pelajaran
pada saat itu. Selain membangkitkan motivasi dan minat siswa, media
pembelajaran juga dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman, menyajikan data
dengan menarik dan terpercaya. Melalui berbagai metode dan media pembelajaran, siswa akan dapat banyak
berinteraksi secara aktif dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki
siswa. Dalam media sederhana sebenarnya mencakup berbagai macam media kurang
lebihnya terdapat 15 media yaitu seperti gambar atau foto , skesta , diagram ,
bagan , grafik , poster , peta , globe , papan flanel , papan buletin , boneka
, flip chart , akuarium , bangun ruang dan OHP . Namun pada artikel ini saya
membaginya dan memfokuskan penjalasan hanya pada 5 media yang meliputi ( OHP,
Gambar , Poster , Grafik dan Bagan ) .
Pada
dasarnya semua media sangatlah membantu guru maupun penggunanya dalam melakukan
banyak hal walaupun dalam hal ini macam-macam media sederhanapun memiliki
kekurangan dan kelebihan yang berbeda-beda tetapi jika semua itu diringi dengan
keterampilan dan dapat dikembangkan dengan baik maka akan berjalan dengan baik
pula proses penggunaannya .
Gambar sendiri merupakan suatu media grafis sederhana yang
paling sering digunakan karena selain mudah dicari , gambarpun sangat mudah
diterima dengan baik oleh audience dalam penggunaannya karena sifatnya yang
umum tersebut namun ditinjau dari pengertiannya gambarpun memiliki beberapa kelebihan atau keuntungan yang dapat diperoleh
dari media gambar atau foto dalam hubungannya dengan kegiatan pembelajaran,
Kelebihan
dari pengunaan gambar yaitu seperti :
-
Lebih
konkrit dan realistik dalam memunculkan pokok masalah,
-
Dapat
mengatasi ruang dan waktu,
-
Dapat
mengatasi keterbatasan mata,
-
Memperjelas
masalah dalam bidang apa saja dan dapat digunakan untuk semua orang tanpa
memandang umur.
Sekalipun demikian setiap media
pembelajaran selalu mempunyai kelemahan-kelemahan tertentu. Begitu juga halnya
dengan media gambar atau foto juga mempunyai beberapa kelemahan, yaitu seperti :
-
Hanya
menekankan persepsi indera mata,
-
Benda
yang terlalu kompleks kurang efektif untuk kegiatan pembelajaran,
-
Ukurannya
sangat terbatas untuk kelompok besar.
Walaupun memiliki kelebihan dan
kekurangan media gambarpun perlu diringi dengan sifat dan tujuan yang baik
dalam pembelajaran , tentunya gambar yang digunakan tersebut harus jujur
melukiskan sesuatu seperti orang kalau melihat benda sebenarnya, gambarpun
haruslah Sederhana, komposisi gambar hendaknya cukup jelas menunjukkan
poin-poin pokok dalam gambar serta memiliki Ukuran relatif, dapat memperbesar
atau memperkecil objek/ benda sebenarnya, dan Mengandung gerak/ perbuatan.
Gambar yang baik tidaklah menunjukkan objek dalam keadaan diam tetapi
memperlihatkan aktifitas tertentu,
Maka simpulan dari penggunan gambar saya
simpulkan bahwa Gambar yang bagus belum tentu baik untuk mecapai tujuan
pembelajaran. walaupun dari segi mutu kurang, gambar/ foto dari karya sendiri
sering kali lebih baik, Tidak setiap gambar yang bagus merupakan media yang
bagus. Sebagai media yang baik, gambar/ foto hendaklah bagus dari sudut seni
dan sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
Dalam memanfaatkan media gambar
sebagai alat bantu tidak bisa sembarangan menurut sekehendak hati guru, tetapi
harus memperhatikan dan mempertimbangkan syarat-syarat tersebut, sehingga tujuan
pembelajaran yang telah dirumuskan dapat tercapai seperti harapan.
OHP , pada dasarnya OHP digunakan untuk kepentingan guru,kepada
murindya . Dalam kelompok peralatan proyeksi, OHP merupakan
peralatan yang paling sederhana. Peralatan OHP hanya menggunakan sistem optik
(lensa‑lensa) dan elektronik (kipas pendingin dan lampu proyektor). Ada
beberapa model atau bentuk OHP, tetapi pada dasarnya memiliki prinsip kerja
yang sama. Perbedaannya adalah beberapa fasilitas tambahan dan variasinya.
Bentuk OHP yang biasa dipakai di sekolah pada umumnya terdiri atas lampu,
reflektor dan kipas pendingin ditempatkan dalam kotak bagian bawah. Hal ini
menyebabkan bentuk dan ukurannya menjadi besar, sehingga mengurangi
kepraktisannya. Namun bentuk OHP yang demikian memiliki kelebihan yaitu lebih
tahan untuk dinyalakan lebih lama, karena udara panas akibat nyala lampu dapat
dihembuskan ke luar oleh kipas pendingin. Ada jenis OHP lain yang dirancang
agar lebih praktis dan mudah di bawa kemana‑mana.
OHP
memiliki berbagai kelebihan dan kelemahan dan diantaranya yaitu , menghemat
tenaga dan waktu karena dapat dipakai berulang-ulang , gambar yang
diproyeksikanpun lebih jelas dibandingkan gambar dipapan sehingga gurupun
sambil mengajar dapat berhadapan dengan siswa , benda-benda kecil dapat dapat
diproyeksikan hanya dengan meletakkannya di atas OHP, walaupun hasilnya berupa
bayang-bayang. Dan penggunaan OHP dalam proses belajar sepenuhnya dibawah
kontrol guru.
Sekalipun
ada kelebihan tentu media proyeksi OHP memiliki beberapa kekurangan bahwa alat
dalam penggunaan alat transparansi memerlukan peralatan khusus untuk
memproyeksikannya , sedangkan OHP itu sendiri kadang-kadang sulit dicari suku
cdangnya ditempat-tempt tertentu.
Poster , dengan adanya media seperti poster kita
mampu menyampaikan kesan-kesan tertetu dari apa yang kita lihat dan poster
mampu mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya. Poster
dapat dibuat diatas kain, kertas , batang kayu , seng dan semacamnya .
Pemasangannya bisa ditempatkan dimana saja . ukurannya bermacam-macam ,
tergantung kebutuhan . Namun secara umum, poster yang baik itu harus sederhana,
dan menyajikan satu ide yang baik untukk mencapai satu tujuan pokok.
Keterlibatan media poster dalam pembelajaran sangat disukai oleh peserta didik
karena bentuk dan motifnya yang bermacam , berwarna-warni dapat menumbuhkan
semangat dan memotivasi siswa dalam melakukan proses pembelajaran.
Grafik
merupakan gambar sederhana yang disusun menurut prinsip matematik, dengan
menggunakan data berupa angka-angka. Grafik mengandung ide-ide, objek dan
hal-hal yang dinyatakan dengan simbol dan disertai dengan keterangan-keterangan
secara singkat. Dengan penggunaan media grafik guru mampu menjelaskan materi
dengan lebih mudah tanpa harus membuat siswa sulit mengerti dengan tulisan atau
bacaan yang akan disampaikan oleh guru .
Pengunaan media sederhana grafikpun
dapat memberikan manfaat yang tepat dalam kegiatan belajar mengajar, diantaranya.
Bentuk statistik yang cepat dan sederhana untuk mempelajari dan mengingat
data-data kuantitatif serta hubungan-hubungannya, penggunaan Grafikpun dengan
cepat memungkinkan kita mengadakan analisis, interpretasi, dan perbandingan
antara data-data yang disajikan baik dalam hal ukuran, jumlah, pertumbuhan, dan
arah, selain itu Penyajian data grafik: jelas, cepat, menarik, ringkas, dan
logis. Semakin sulit data yang akan disajikan semakin baik grafik
menampilkannya.
Dengan
tersebut, seorang guru akan dapat dengan mudah memanfaatkan media grafik yang
dianggap tepat unutuk mempermudah tugas-tugasnya sebagai seorang pendidik.
Bagan
, ialah suatu media
pengajaran yang penyajiannya secara diagramatik dengan menggunakan lambang-lambang
visual, untuk mendapatkan sejumlah informasi yang menunjukkan, perkembangan
ide, objek, lambang ditinjau dari sudut waktu dan ruang. Pesan yang akan
disampaikan biasanya berupa ringkasan visual suatu proses, perkembangan atau
hubungan-hubungan penting. Fungsinya yang pokok adalah untuk menyajikan ide-ide
atau konsep-konsep yang sulit bila hanya disampaikan secara tertulis atau lisan
secara visual.
Setiap guru harus mengetahui mana
media pembelajaran yang dapat mencapai hasil yang paling baik dalam situasi
pembelajaran yang diharapkannya. Dengan demikian, setiap guru harus selalu
memperhatikan rambu-rambu yang terdapat dalam media yang digunakan.
Sebenarnya Dalam belajar mengajar hal yang terpenting adalah
proses, karena proses inilah yang menentukan tujuan belajar akan tercapai atau tidak
tercapai. Ketercapaian dalam proses belajar mengajar ditandai dengan
adanya perubahan tingkah laku. Perubahan tingkah laku tersebut baik yang
menyangkut perubahan bersifat pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotor)
maupun yang menyangkut nilai dan sikap (afektif).
Dalam proses belajar
mengajar ada banyak faktor yang mempengaruhi tercapainaya tujuan pembelajaran diantaranya pendidik, peserta
didik, lingkungan, metode/teknik serta media pembelajaran. Pada kenyataannnya, apa yang
terjadi dalam pembelajaran seringkali terjadi proses pengajaran berjalan
dan berlangsung tidak efektif. Banyak waktu, tenaga dan biaya yang terbuang
sia-sia sedangkan tujuan belajar tidak dapat tercapai bahkan terjadi noises
dalam komunikasi antara pengajar dan pelajar. Hal tersebut diatas masih sering
dijumpai pada proses pembelajaran selama ini.
Dengan adanya media pembelajaran maka tradisi lisan dan tulisan
dalam proses pembelajaran dapat diperkaya dengan
berbagai media
pembelajaran. Dengan tersedianya media pembelajaran, guru pendidik dapat menciptakan
berbagai situasi kelas, menentukan metode pengajaran yang akan dipakai dalam
situasi yang berlainan dan menciptakan iklim yang emosional yang sehat diantara
peserta didik. Bahkan alat/media pembelajaran ini selanjutnya dapat membantu
guru membawa dunia luar ke dalam kelas. Dengan demikian ide yang abstrak dan
asing (remote) sifatnya menjadi konkrit dan mudah dimengerti oleh peserta
didik. Bila alat/media pembelajaran ini dapat di fungsikan secara tepat
dan proforsional, maka proses pembelajaran akan dapat berjalan efektif.
Maka kini dapat disimpulkan bahwasanya Dalam pembelajaran, alat atau media pendidikan jelas
diperlukan. Sebab alat/ media pembelajaran ini memiliki peranan yang besar dan
berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pendidikan yang diinginkan.
Saran
Bahwasanya Peran guru
adalah menyediakan, menunjukkan, membimbing dan memotivasi siswa agar mereka
dapat berinteraksi dengan berbagai sumber belajar yang ada. Bukan hanya sumber
belajar yang berupa orang , melainkan juga sumber‑sumber belajar yang lain.
Bukan hanya sumber belajar yang sengaja dirancang untuk keperluan belajar,
melainkan juga sumber belajar yang telah tersedia. Semua sumber belajar itu
dapat kita temukan, kita pilih dan kita manfaatkan sebagai sumber belajar bagi
siswa kita. Dengan adanya sumber belajar yang bervariasi maka diperlukan
pemilihan dan pemanfaatan media pembelajaran yang ada. Oleh karena itu seorang
guru harus terus berinovasi dan kreatif dalam menggunakan media pembelajaran.
Dengan penggunaan media pembelajaran yang tepat , akan sangat membantu dalam
keberhasilan proses pembelajaran, sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai
dengan maksimal.
DAFTAR PUSTAKA
Prof Azhar Arsyad, Media
Pembelajaran, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2005. Azhar Arsyad ,
Media Pembelajaran ed revisi 2015
Drs.
Daryanto
Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005
Suwardi, Manajemen Pembelajaran (Surabaya: Temprina Media
Grafika, 2007)
Asnawir
dan Usman, Media Pembelajaran (Jakarta: Ciputat Pers, 2002
Cecep
Kustandi, M.Pd . Media edisi kedua Media
2013
Sharon
E.Smaldino ” Intrutional Technology and Media for learning
AL HIKMAH Jurnal Studi, Volume 4,
Nomor 1, Maret 2014 ,
Media Sederhana Media Visual
Audiovisual .vol 1 2015
Sharon E.Smaldino ”
Intrutional Technology and Media for learning Hal
9 - 13
AL HIKMAH
Jurnal Studi, Volume 4, Nomor 1, Maret 2014 , Media Sederhana Media Visual Audiovisual .vol 1 2015. Hal 13 , 14